Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep Pembaca
Kiat menghindari penyakit semasa banjir
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-06 07:38:43【Resep Pembaca】792 orang sudah membaca
PerkenalanArsip Foto - Warga melewati genangan di Jalan Kaligawe Raya, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (29/10/2025

Jakarta (ANTARA) - Dokter spesialis penyakit dalam Faisal Parlindungan membagikan kiat-kiat untuk menghindari masalah kesehatan dan penyakit semasa banjir.
"Saran utama adalah meminimalkan konngak langsung dengan air banjir sebisa mungkin. Jika tetap harus berada di genangan, gunakan sepatu atau bot tebal, sarung tangan, dan pakaian pelindung," kata dr. Faisal Parlindungan, M.Ked (PD), Sp.PD,K-R kepada ANTARA pada Senin.
Dokter dari Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) itu menyampaikan bahwa air banjir kemungkinan terkontaminasi kuman dan bakteri penyebab penyakit, termasuk bakteri Leptospira penyebab penyakit Leptospirosis.
Penggunaan alas kaki dan pelindung tubuh dapat meminimalkan risiko paparan kuman dan bakteri serta melindungi tubuh dari benda-benda yang dapat melukai anggota tubuh dan menyebabkan tetanus semasa banjir.
Baca juga: Waspadai leptospirosis selama musim hujan
Dokter Faisal mengemukakan pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta memastikan makanan atau minuman yang dikonsumsi higienis semasa banjir agar terhindar penyakit kulit, gangguan pencernaan, dan masalah kesehatan yang lain.
"Pastikan ngak meminum air yang tercemar, selalu memasak makanan sampai matang, dan cuci tangan secara rutin," kata dokter Faisal, yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI).
Selain itu, dia mengangakan, kondisi tempat tinggal dan tempat mengungsi sebaiknya diupayakan ngak terlalu lembab agar ngak memicu munculnya masalah kesehatan.
Dalam sepekan terakhir, kondisi cuaca ekstrem telah menyebabkan banjir di beberapa daerah di Indonesia, termasuk Semarang dan Jakarta.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana sudah meminta warga untuk mewaspadai dampak kondisi cuaca ekstrem yang berpeluang melanda wilayah Indonesia hingga awal tahun depan.
Baca juga: Penyakit kulit dan ISPA berpeluang meningkat semasa banjir
Baca juga: Sosialisasi PHBS ditingkatkan untuk cegah penyakit di musim hujan
Suka(4)
Artikel Terkait
- Begini cara memisahkan tulang ceker ayam agar mudah diolah
- Kemenkes edukasi warga Manokwari soal sistem rujukan kesehatan
- Konsumsi domestik naik, laba Unilever tumbuh menjadi Rp3,33 triliun
- BRIN temukan penggunaan "test kit" kurang sesuai dalam kegiatan MBG
- Nikmati menu sederhana, Diddyrayakan ulang tahun ke
- Dokter tegaskan pentingnya pencegahan osteoporosis sejak dini
- Dinkes: Waspada ISPA, kembali pakai masker dan jaga jarak
- BGN: 10 bulan berjalan, MBG telah serap ratusan ribu tenaga kerja
- BPS ungkap Oktober selalu alami inflasi bulanan, kecuali pada 2022
- 8.000 korban erupsi Lewotobi NTT masih ditanggung pemerintah pusat
Resep Populer
Rekomendasi

Dari Qatar ke Cinere, Brian pilih memasak MBG demi senyum anak

Kasus DBD di Jakbar jadi yang tertinggi di DKI

SPPG Polri terapkan standar “food safety” untuk program MBG

Bupati Gowa tawarkan pasokan bahan pokok Perseroda ke SPPG

2.031 anak terima manfaat MBG Polres Solok Selatan

SPPG Polri terapkan standar “food safety” untuk program MBG

BGN sebut MBG jadi upaya pemerintah keluar dari middle

Gubernur Sumut: 81 siswa SMP di Toba diduga keracunan MBG telah sehat